Rabu, 15 Mei 2013

Kisah Singkat Ustadz Yusuf Mansur, Biografi Yusuf Mansur

Motivasi Islam : Kisah, Biografi Yusuf Mansur
Kumpulan Cerita Islam

Ustadz Yusuf Mansur dikenal sebagai pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Bulak Santri, Cipondoh, Tangerang dan pimpinan pengajian Wisata Hati. Ustadz kelahiran Jakarta, 19 Desember 1976 ini melalui perjalanan berliku sampai menjadi ustadz terkenal seperti sekarang. Mari kita simak biografi dan kisah hidup Yusuf Mansur dari masa susah beliau.





  • Biografi Yusuf Mansur dari Biografi Web

Ustadz Yusuf lahir dari keluarga Betawi yang berkecukupan pasangan Abdurrahman Mimbar dan Humrif’ah dan sangat dimanja orang tuanya. Lulusan terbaik Madrasah Aliyah Negeri 1 Grogol, Jakarta Barat, tahun 1992 ini pernah kuliah di jurusan Informatika namun berhenti tengah jalan karena lebih suka balapan motor.

Pada tahun 1996, dia terjun di bisnis Informatika. Sayang bisnisnya malah menyebabkan ia terlilit utang yang jumlahnya miliaran. Gara-gara utang itu pula, Ustadz Yusuf merasakan dinginnya hotel prodeo selama 2 bulan. Setelah bebas, Ustadz Yusuf kembali mencoba berbisnis tapi kembali gagal dan terlilit utang lagi. Cara hidup yang keliru membawa Ustadz Yusuf kembali masuk bui pada 1998.


Saat di penjara itulah, Ustadz Yusuf menemukan hikmah tentang shodaqoh. Selepas dari penjara, Ustadz Yusuf berjualan es di terminal Kali Deres. Berkat keikhlasan sedekah pula, akhirnya bisnis Ustadz Yusuf berkembang. Tak lagi berjualan dengan termos, tapi memakai gerobak, Ia juga mulai punya anak buah.

Hidup Ustadz Yusuf mulai berubah saat ia berkenalan dengan polisi yang memperkenalkannya dengan LSM. Selama kerja di LSM itulah, Ustadz Yusuf membuat buku Wisata Hati Mencari Tuhan Yang Hilang. Buku yang terinspirasi oleh pengalamannya di penjara saat rindu dengan orang tua. Takdinyana, buku itu mendapat sambutan yang luar biasa.

Ustadz Yusuf sering diundang untuk bedah buku tersebut. Dari sini, undangan untuk berceramah mulai menghampirinya. Di banyak ceramahnya, ia selalu menekankan makna di balik sedekah dengan memberi contoh-contoh kisah dalam kehidupan nyata.

Karier Ustadz Yusuf makin mengkilap setelah bertemu dengan Yusuf Ibrahim, Produser dari label PT Virgo Ramayana Record dengan meluncurkan kaset Tausiah Kun Faya Kun, The Power of Giving dan Keluarga.

Konsep sedekah pula yang membawanya masuk dunia seni peran. Melalui acara Maha Kasih yang digarap Wisata Hati bersama SinemArt, ia menyerukan keutamaan sedekah melalui tayangan yang didasarkan pada kisah nyata.

Ustadz Yusuf juga menggarap sebuah film berjudul KUN FA YAKUUN yang dibintanginya bersama Zaskia Adya Mecca, Agus Kuncoro, dan Desy Ratnasari. Film ini merupakan proyek pamungkas dari kegiatan roadshow (ceramah keliling) berjudul sama selama Januari-April 2008.

Melalui Wisata Hati, ia menyediakan layanan SMS Kun Fayakuun untuk menemukan jawaban atas permasalahan yang ada. Ia juga menggagas Program Pembibitan Penghafal Al Quran (PPPA), sebuah program unggulan dan menjadi laboratorium sedekah bagi seluruh keluarga besar Wisatahati. Donasi dari PPPA digunakan untuk mencetak penghafal Alquran melalui pendidikan gratis bagi dhuafa Pondok Pesantren Daarul Quran Wisatahati.

Meski tak sempat menuntaskan kuliah, Ustadz Yusuf bersama dua temannya mendirikan perguruan tinggi Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Cipta Karya Informatika.




  • Biografi Ustadz Yusuf Mansur : kisah sukses
Setelah mengalami masa kelam keluar masuk penjara, ustadz yusuf Mansur mulai bangkit kembali. Beliau memulai bisnisnya dengan berjualan es di sekitar terminal kalideres. Dari ketekunan, keuletan serta ilmu sedekah yang diyakininya, bisnis ustadz yusuf Mansur terus berkembang, dari yang awalnya menggunakan termos beralih ke gerobak dan mempunyai banyak anak buah.

Awal sukses perjalanan karier ustadz yusuf Mansur dimulai dari perkenalannya dengan sebuah LSM. Selama di LSM itulah ustadz yusuf Mansur meluncurkan buku pertamanya yaitu wisata hati mencari tuhan yang hilang. Tanpa diduga, buku pertamanya itu, mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat. Berawal dari buku tersebut, ustadz yusuf Mansur kebanjiran order bedah buku dan sebagai penceramah agama. Di tengah ceramahnya, ustadz yusuf Mansur selalu menyisipkan ilmu sedekah yang disertai dengan berbagai keajaiban dan kisah nyata.



Selanjutnya karier Ustadz Yusuf Mansur makin mengkilap setelah bertemu dengan yusuf Ibrahim seorang produser dari label PT Virgo Ramayana Record yang menggandengnya menggarap kaset tausiah Kun Fayakun, The Power of Giving dan Keluarga. Kemudian bersama wisata hati dan sinemaArt, Ustadz yusuf Mansur juga meluncurkan Kasih Hati yang menyerukan keutamaan sedekah melalui tayangan berdasarkan kisah nyata. Kemudian bersama Zaskia Medca, Agus Kuncoro dan Dessy Ratnasari, ustadz yusuf menggarap film berjudul Kun fayakun yang merupakan proyek dari kegiatan roadshow selama januari-april 2008.
Melalui yayasan wisata hati yang dibentuknya, beliau juga menyediakan layanan sms kun fayakun untuk memberikan jawaban atas permasalahan yang ada. Ustadz yusuf Mansur juga menggagas Program Pembibitan Penghafal Al-quran (PPPA), sebuah program yang menyiapkan calon-calon penghafal alquran dan juga menjadi ladang sedekah bagi keluarga besar wisata hati.
Gimana? Mantap khan biografi ustadz yusuf Mansur. From zero to Hero. Tentu saja ini semua beliau capai dengan mempraktekkan ilmu sedekah yang selalu ia sampaikan dalam tiap ceramah.

Dari Berbagai Sumber

Selasa, 14 Mei 2013

Mengenal Sosok Perubahan Mario Teguh Golden Ways, Biodata Mario Teguh

Motivator : Mengenal  Sosok Perubahan Mario Teguh Golden Ways, Biodata Mario Teguh






Biodata Mario Teguh
Foto Profil Dan Biogarafi Mario Teguh atau dengan nama asli Sis Maryono Teguh merupakan seorang motivator sekaligus konsultan, nama dan wajahnya semakin dikenal luas masyarakat Indonesia sejak ia aktif membawakan acara 'Mario Teguh Golden Ways' di Metro TV. Laki-laki berusia 56 tahun ini Lahir di Makassar pada tanggal 5 Maret 1956 dan meraih gelar sarjana Pendidikan IKIP Malang Jawa Timur
Sikap ramah dan murah senyum menjadi ciri khasnya, sehingga dalam setiap kata kata motivasi yang disampaikan mampu menggugah banyak orang untuk kembali mengoreksi cara hidup mereka agar lebih baik. Mario Teguh, memiliki nama asli Sis Maryono Teguh ini merupakan putra dari pasangan Gozali Teguh (ayah) dan Siti Maria (ibu) dan menamatkan pendidikan setingkat SMA (Jurusan Arsitektur New Trier West High) di Chicago Amerika Serikat pada tahun 1975, kemudian melanjutkan pendidikan dan meraih kesarjanaan dibidang pendidikan di IKIP Malang. Selain itu ia juga pernah mengenyam pendidikan bidang bisnis di Sophia University, Tokyo, Jepang dan Indiana University Amerika di bidang Operations Systems (MBA) 1983. Profil Dan Biografi Mario Teguh Disamping dikenal sebagai motivator Mario teguh juga dikenal sebagai seorang Kunsultan sekaligus menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer) dan Senior Consultan di Bussiness Effectiveness Consultant, Exnal Corp. Pada tahun 2010 ia pernah meraih penghargaan dari MURI, sebagai seorang Motivator dengan Facebook Fans terbesar di dunia dan penghargaan sebagai penyelenggara seminar berhadiah mobil pertama di Indonesia tahun 2003, Tahun 2010 ia juga terpilih sebagai salah satu tokoh Perubahan 2009 versi surat kabar Republika. 

Biodata Mario Teguh : 
  • Nama Asli : Sis Maryono Teguh 
  • Nama Panggilan : Mario Teguh 
  • Tempat/Tgl. Lahir : Makassar 5 Maret 1956 
  • Agama : Islam 
  • Profesi : Motivator 
  • Istri : Linna Teguh 
  • Orang Tua : Gozali Teguh (ayah) 
  • Siti Maria (ibu) Foto Mario Teguh 

Pendidikan : 
  • Jurusan Arsitektur New Trier West High (setingkat SMA) di Chicago, Amerika Serikat, Pada tahun 1975. 
  • Jurusan Linguistik dan Pendidikan Bahasa Inggris, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Malang (S-1). 
  • Jurusan International Business, Sophia University, Tokyo, Jepang. 
  • Jurusan Operations Systems, Indiana University, Amerika Serikat, 1983 (MBA). 

Karir: 
  • BIMC as Head of Manager, Zamre Ab. Wahab Citibank Indonesia (1983 – 1986) 
  • as Head of Sales BSB Bank (1986 – 1989) 
  • as Manager Business Development Aspac Bank (1990 – 1994) 
  • as Vice President Marketing & Organization Development Exnal Corp Jakarta (1994 – present) as CEO, Senior Consultant

Spesialisasi : Business Effectiveness Consultant Kata kata bijak Mario Teguh disampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti serta mudah dipahami sehingga banyak kata kata motivasi hidup yang diungkapkan sering menjadi acuan banyak orang bagaimana seharusnya memandang hidup ini, baik untuk tampil sebagai pribadi lebih baik maupun cara yang harus dilakukan dalam menyikapi berbagai persoalan dalam hidup. 
Dalam setiap pesan yang disampaikan, beliau selalu menekankan agar kita tetap selalu berusaha untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan semakin bijak dalam menghadapi persoalan hidup. 
Hal menarik dari beliau adalah setiap ungkapan kata-kata yang mengandung makna mendalam tidak pernah mengedepankan agama tertentu sebagai acuan dari kebenaran apa yang diungkapkan sehingga ia dikenal sebagai motivator yang bisa diterima semua kalangan "Salam Super" Mario Teguh 

Kata kata bijak beliau diantaranya :

Kita menilai diri dari apa yang kita pikir bisa kita lakukan, padahal orang lain menilai kita dari apa yang sudah kita lakukan. Untuk itu apabila anda berpikir bisa, segeralah lakukan

Bukan pertumbuhan yang lambat yang harus anda takuti. Akan tetapi anda harus lebih takut untuk tidak tumbuh sama sekali. Maka tumbuhkanlah diri anda dengan kecepatan apapun itu.

Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan bila anda sedang takut, jangan terlalu takut. Karena keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan kesuksesan anda

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil

Anda hanya dekat dengan mereka yang anda sukai. Dan seringkali anda menghindari orang yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah Anda akan mengenal sudut pandang yang baru

Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan

Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang di idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan

Jangan menolak perubahan hanya karena anda takut kehilangan yang telah dimiliki, karena dengannya anda merendahkan nilai yang bisa anda capai melalui perubahan itu

Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila cara-cara anda baru

Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan. Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong bila sikap anda salah

Orang lanjut usia yang berorientasi pada kesempatan adalah orang muda yang tidak pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi pada keamanan, telah menua sejak muda

Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan punya kesempatan untuk bersikap berani

Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.

Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian anda dapat

Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan

Bila anda belum menemkan pekerjaan yang sesuai dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang yang berbakat

Kita lebih menghormati orang miskin yang berani daripada orang kaya yang penakut. Karena sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa depan yang akan mereka capai

Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapat pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan

Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin. Dengan mencoba sesuatu yang tidak mungkin,anda akan bisa mencapai yang terbaik dari yang mungkin anda capai.

Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.

Bila anda mencari uang, anda akan dipaksa mengupayakan pelayanan yang terbaik.

Tetapi jika anda mengutamakan pelayanan yang baik, maka andalah yang akan dicari uang

Waktu ,mengubah semua hal, kecuali kita. Kita mungkin menua dengan berjalanannya waktu, tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus mengubah diri kita sendiri

Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi orang tua yang masih melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan saat muda.

Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan

Sumber: Berbagai Sumber

Senin, 13 Mei 2013

Mengeanal Lebih Jauh Ippho Santosa, Biografi Ippho Santosa

Motivator : Mengeanal Lebih Jauh Ippho Santosa, Biografi Ippho Santosa

Ippho Santosa

Bagi anda yang hobi baca buku mungkin tidak asing lagi mendengar nama yang satu ini. Ippho Santosa adalah penulis buku best-seller dan mega best-seller yang telah di cetak belasan kali setiap tahunnya. Sepanjang tahun 2011-2012 buku-bukunya menjadi buku yang paling laris manis di pasaran. Tahukah anda apa rahasia sukses seorang Ippho Santosa yang telah berhasil menulis buku-buku yang sangat produktif? Disini saya akan coba membuka rahasia suksesnya.

Beberapa teman dan keluarga saya yang telah membaca buku-bukunya merasa berterima kasih bisa dipertemukan dengan buku tersebut. Kebanyakan dari mereka merasa termotivasi dan terinspirasi dari rangkaian kata-kata yang di susun oleh penulis. Bahkan orang yang tidak gemar membaca pun ketika saya rekomendasikan membaca bukunya mas Ippho, kebanyakan mereka tidak mau lepas dari buku itu tidak seperti buku-buku lain yang ketika melihat tingkat ketebalannya saja mereka menjadi malas membaca bahkan walaupun sudah membaca beberapa bab awal mereka hanya berhenti sampai disitu dan malas membaca bab berikutnya. Tapi buku-buku mas Ippho tidak demikian ketika selesai bab satu sangat berambisi untuk melangkah ke bab selanjutnya begitu seterusnya. Tahukah apa rahasianya? Bahasa yang enteng, simple, dan mudah dipahami lah yang menjadikan buku ini asik di baca bahkan oleh orang yang bukan kutu buku sekalipun.

Buku-buku Ippho Santosa semuanya membahas tentang cara berbisnis dan mendapatkan kekayaan. Seperti yang kita tahu semua orang ingin kaya. Disini di ajarkan cara-cara atau jurus jitu berbisnis mulai dari yang biasa sampai yang luar biasa, mulai dari bisnis sederhana sampai yang luar biasa. Apalagi jurusnya tersebut didapat dari pengalaman-pengalaman hidupnya sendiri. Aspek ini juga lah yang menurut saya menjadikan buku ini laris manis di pasaran di samping bahasanya yang enteng dan mudah dipahami. Saya kira semua orang akan lebih suka mendengarkan kisah yang berbau rupiah daripada sebuah dongeng. Hehehe.

Satu lagi, selain bahasa yang digunakan dan tema yang di angkat, ada satu lagi rahasia yang membuat buku-bukunya Ippho Santosa begitu digemari. Yaitu judul-judulnya yang attraktif dan desain bukunya yang unik. Cobalah tengok buku-buku seperti 13 Wasiat Terlarang, 10 Jurus Terlarang, 7 Keajaiban Rezeki, Percepatan Rezeki dalam 40 Hari, dan yang terbaru Hanya 2 Menit.

Biografi Ippho Santosa - Sahabat blogger semuanya, untuk meraih keseuksesan sangat perlu kita tahu bagaimana sejarah hidup orang-orang yang telah sukses. berikut ini saya akan menposting Biografi perjalanan hidup seorang Pengusaha Sukses di Indonesia.
Buku pengusaha sukses seri otak kanan terbaru karya Motivator Kenamaan, Ippho Santosa, berjudul "Hanya 2 Menit anda bisa tahu potensi rezeki anda" kini menjadi Best seller Top ten di Toko Buku Gramedia. Tokoh pengusaha sukses ini sangatlah menginspirasi banyak pengusaha. Lewat karya tulisnya yang dituangkan dibeberapa bukunya, mengajak para pembaca untuk terjun menjadi wirausaha yang mandiri. Melalui seminar-seminarnya telah membuis jutaan pesertanya untuk menguatkan pilihannya untuk menjadi seorang pedagang atau entrepreneur.

Setelah anda membaca kisah perjalanan tokoh ini saya yakin anda akan merasakan apa yang saya rasakan. Terlebih-lebih jika anda langsung membaca buku pengusaha sukses ini yang telah diterbitkan. Nah... untuk mengenal lebih dalam tokoh pengusaha sukses ini marilah kita ikuti profil beliau lebih lengkapnya.

Biografi Ippho Santosa | Pakar Otak Kanan Ippho Santosa dilahirkan tanggal 30 Desember 1977 di Pekanbaru (Riau), dari orang tua yang berasal dari Jawa dan Sumatera. Setelah berkarier sebagai marketer di Malaysia dan Indonesia, kemudian Ippho Santosa mendirikan dan menjalankan EnterTrend Training, di mana puluhan puluhan ribu orang dan ratusan perusahaan di Indonesia dan Singapura telah menjadi peserta pelatihan dan seminarnya. Kini, publik dan media massa mengenalnya sebagai:

  • Pakar otak kanan (creative marketer).
  • Penulis buku-buku mega-bestseller.
  • Pembicara seminar di Indonesia dan Singapura.
  • Penerima MURI Award.
  • Pendiri belasan TK dan PG Khalifah di Indonesia.
  • Kontributor di EnterTrend, InspirAction, Entrepreneur University (EU), Entrepreneur Association (EA), dan Young Entrepreneur Academy (YEA), Universitas Internasional Batam (UIB), dan berbagai media massa.Ia telah menulis belasan buku bisnis dan motivasi. Dua buku masing-masing ia tulis bersama Tantowi Yahya (2006) dan Aa Gym (2005). Buku-bukunya yang paling laris, selalu diseminarkan, dan menjadi seri otak kanan adalah:

10 Jurus Terlarang! Kok Masih Mau Bersaing Cara Biasa?
13 Wasiat Terlarang! Dahsyat dengan Otak Kanan!
Marketing is Bullshit… Meledakkan Profit dengan Kreativitas & Otak Kanan.
Muhammad Sebagai Pedagang: Akhirnya Terbongkar Juga Pelajaran-Pelajaran Tersembunyi dari Sang Khalifah tentang
Otak Kanan, Entrepreneurship & Kekayaan.
7 Keajaiban Rezeki: Rezeki Bertambah, Nasib Berubah, Dalam Waktu Kurang dari 99 Hari (Masterpiece dengan 100% Money-Back Guarantee dan Bonus Langsung Rp 1.350.000).
Profil & Kontak ippho santosaSetelah berkarier di dalam dan luar negeri, kemudian ippho santosa berbisnis dan menulis belasan buku, yang telah tersebar sampai ke Hongkong, Korea Selatan, Jepang, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Australia, Jerman, Perancis, Belanda, dan Amerika.

Buku-buku terbaik Ippho santosa adalah:
  • 7 Keajaiban Rezeki: Rezeki Bertambah Nasib Berubah Dalam 99 Hari Dengan Otak Kanan (buku terlaris dan seminar terbesar 2010-2011 se-Indonesia)
  • Percepatan Rezeki Dalam 40 Hari Dengan Otak Kanan.
  • 10 Jurus Terlarang! Kok Masih Mau Bersaing Cara Biasa?
  • 13 Wasiat Terlarang! Dahsyat dengan Otak Kanan!
  • Marketing is Bullshit… Meledakkan Profit dengan Otak Kanan.Kini publik mengenalnya sebagai:

Pakar otak kanan.
Penulis mega-bestseller (masuk MURI).
Pembicara seminar di Asia.
Pendiri 60-an cabang TK Khalifah se-Indonesia.Perusahaan, komunitas, atau EO yang ingin mengundangnya memberikan seminar dan pelatihan, maka investasinya adalah:

Rp 20 – 25 juta (durasi 3 jam).
di luar biaya transportasi dan akomodasiJadwal seminarnya dapat dilihat di:

Ippho Santosa & Tim Khalifah (halaman di Facebook)
7 Keajaiban Rezeki (halaman di Facebook)
@ipphoright (Twitter) (sumber : ippho.com)Ippho santosa merupakan Pengusaha Muda Indonesia yang telah sukses, disamping tulisan-tulisan yang dibagikan melalui buku pengusaha sukses, beliau juga telah membuktikan kiprahnya dalam bisnis, buktinya beliau memiliki beberapa perusahaan dan bisnis yang telah berhasil dijalankan.

Sumber : Berbagai Sumber

Minggu, 12 Mei 2013

Kisah Sukses Chairul Tanjung si Anak Singkong

Kisah Teladan : Kisah Sukses Chairul Tanjung si Anak Singkong
Kumpulan Cerita Islam

Chairul Tanjung Pria kelahiran Jakarta, 16 Juni 1962 Pengusaha sukses asal indonesia ini dikenal luas sebagai pendiri sekaligus pemimpin, CT Corp (sebelum 1 Desember 2011 bernama Para Group)

Karier dan kehidupan
Chairul lahir di Jakarta dalam keluarga yang cukup berada. Ayahnya A.G. Tanjung adalah wartawan zaman orde lama di sebuah surat kabar kecil. Chairul berada dalam keluarga bersama enam saudara lainya. Ketika Tiba di zaman Orde Baru, usaha ayahnya dipaksa tutup karena tulisannya dianggap berbahaya dan berseberangan secara politik dengan penguasa saat itu. Keadaan tersebut memaksa orangtuanya menjual rumah dan berpindah tinggal di kamar losmen yang sempit. 

Kedua orangtua sangat tegas dalam mendidik anak-anaknya, termasuk CT. Orangtuanya mempunyai prinsip, “Agar bisa keluar dari jerat kemiskinan, pendidikan merupakan langkah yang harus ditempuh dengan segala daya dan upaya.” Apa pun akan mereka upayakan agar anak-anak mereka dapat melanjutkan pendidikan tinggi sebagai bekal utama kehidupan masa depan. Sang ibunda, Halimah, mengatakan bahwa uang kuliah CT pertama yang diberikan kepadanya, diperoleh ibunda dari menggadaikan kain halus miliknya. 

Setelah lulus dari SMA Boedi Oetomo pada tahun 1981, Chairul melanjutkan pendidikannya di Universitas Indonesia (fakultas kedokteran gigi). ketika kuliah dia dikenal sebagai murid yang sangat baik hal ini terbukti saat ia mendapat penghargaan sebagai Mahasiswa Teladan Tingkat Nasional periode 1984-1985.

Naluri pengusaha mulai muncul dalam dirinya saat ia menjadi Mahasiswa, untuk membiayai kuliahnya yang cukup besar dia berjualan buku kuliah stensilan dan kaos selain itu Ia juga pernah membuka usaha foto kopi di kampus. Chairul juga pernah mendirikan sebuah toko peralatan kedokteran dan laboratorium di daerah Senen Raya, Jakarta Pusat, tetapi usahanya ini tidak berhasil,

Setelah lulus dari Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia, Chairul bersama tiga rekannya mendirikan PT Pariarti Shindutama pada tahun 1987. Dengan modal awal Rp 150 juta dari Bank Exim, (PT Pariarti Shindutama adalah perusahaan yang kegiatannya memproduksi sepatu anak-anak untuk ekspor). Karena Kerja keras yang luar biasa perusahaan tersebut mendapat pesanan 160 ribu pasang sepatu dari Italia. Akan tetapi, karena ada masalah internal dalam perusahaan (perbedaan visi tentang ekspansi usaha), Chairulpun memilih pisah dan mendirikan usaha sendiri.

Beliau sangatlah piawai dalam membangun jaringan dan berorganisasi hal inilah yang membuat bisnisnya semakin berkembang. Setelah keluar dari PT Pariarti Shindutama Chairul mereposisikan dirinya ke tiga bisnis inti: yaitu keuangan, properti, dan multimedia. 

Kemudian ia pun mendirikan sebuah kelompok perusahaan dengan nama Para Group. Perusahaan Konglomerasi ini mempunyai Para Inti Holdindo sebagai fatherholding company, yang membawahkan beberapa sub-holding, yakni Para Global Investindo (bisnis keuangan), Para Inti Investindo(media dan investasi) dan Para Inti Propertindo (properti).
Di bawah para group, Chairul Tanjung memiliki sejumlah perusahaan di berbagai bidang diantaranya :

Para Group mempunyai beberapa unit usaha, yaitu:
  • Mega Corpora
  • Perbankan
  • PT Bank Mega Tbk (Bank Mega)
  • PT Bank Syariah Mega Indonesia (Bank Mega Syariah)
  • Asuransi
  • PT Asuransi Jiwa Mega Life
  • PT Asuransi Umum Mega
  • Pasar modal
  • PT Mega Capital Indonesia
  • Pembiayaan
  • PT Para Multifinance
  • PT Mega Auto Finance
  • PT Mega Central Finance
  • Trans Corp
  • Trans Corpora Media
  • PT Televisi Transformasi Indonesia (Trans TV)
  • PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh (Trans7)
  • PT Agranet Multicitra Siberkom (DetikCom)
  • PT Trans Lifestyle
  • PT Anta Express Tour & Travel Service Tbk
  • PT Trans Fashion
  • PT Trans Mahagaya
  • PT Mahagaya Perdana (Prada, Miu Miu, Tod’s, Aigner, Brioni, Celio, Hugo Boss, Francesco Biasia, Jimmy Choo, Canali, Mango)
  • PT Trans F&B
  • PT Trans Coffee (The Coffee Bean & Tea Leaf)
  • PT Trans Ice
  • PT Naryadelta Prarthana (Baskin Robbins)
  • PT Metropolitan Retailmart (Metro department store)
  • PT Trans Airways
  • PT Trans Rekan Media
  • PT Trans Entertainment
  • PT Trans Property
  • PT Para Bandung Propertindo (Bandung Supermal)
  • PT Batam Indah Investindo
  • PT Karya Data Mandiri
  • PT Mega Indah Propertindo
  • PT Para Bali Propertindo
  • PT Trans Studio
  • PT Trans Kalla Makassar (Trans Studio Resort Makassar)
  • Trans Studio Resort Bandung
  • PT Trans Retail
  • PT Carrefour Indonesia
  • PT CT Global Resources
  • PT Para Inti Energy
  • PT Para Energy Investindo
  • PT CT Agro
  • PT Kaltim CT Agro
  • PT Kalbar CT Agro
  • PT Kalteng CT Agro
  • PT Arah Tumata
  • PT Wahana Kutai Kencana
Prestasi Para Group antara lain : di bisnis properti, Para Group memiliki Bandung Supermall. Mal seluas 3 hektar ini menghabiskan dana 99 miliar rupiah. Para Group meluncurkan Bandung Supermall sebagai Central Business District pada 1999. Sementara di bidang investasi, Pada awal 2010, Para Group melalui anak perusahaannya, Trans Corp., membeli sebagian besar saham Carefour, yakni sejumlah 40 persen. Mengenai proses pembelian Carrefour, MoU (memorandum of understanding) pembelian saham Carrefour ditandatangani pada tanggal12 Maret 2010 di Perancis.

Majalah ekonomi ternama Forbes merilis daftar orang terkaya dunia 2010. menurut majalah tersebut, Chairul Tanjung termasuk salah satu orang terkaya dunia asal Indonesia. Forbes menyatakan bahwa Chairul Tanjung berada di urutan ke 937 dunia dengan total kekayaan US$ 1 miliar. Tahun 2011, menurut Forbes Chairul Tanjung menduduki peringkat 11 orang terkaya di Indonesia, dengan total kekayaan US$ 2,1 miliar .
Pada tanggal 1 Desember 2011, Chairul Tanjung meresmikan perubahan Para Grup menjadi CT Corp. CT Corp terdiri dari tiga perusahaan sub holding: Mega Corp, Trans Corp, dan CT Global Resources yang meliputi layanan finansial, media, ritel, gaya hidup, hiburan, dan sumber daya alam 


Riwayat Pendidikan
Berikut selengkapnya latar belakang pendidikan seorang Chairul Tanjung.
  •  SD Van Lith, Jakarta (1975)
  •  SMP Van Lith, Jakarta (1978)
  •  SMA Negeri I Boedi oetomo, Jakarta (1981)
  •  Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia (1987)
  •  Executive IPPM (MBA; 1993)


Pemikiran
Chairul menyatakan bahwa dalam membangun bisnis, mengembangkan jaringan (network) adalah penting. Memiliki rekanan (partner) dengan baik diperlukan. Membangun relasi pun bukan hanya kepada perusahaan yang sudah ternama, tetapi juga pada yang belum terkenal sekalipun. Bagi Chairul, pertemanan yang baik akan membantu proses berkembang bisnis yang dikerjakan. Ketika bisnis pada kondisi tidak bagus (baca: sepi pelanggan) maka jejaring bisa diandalkan. Bagi Chairul, bahkan berteman dengan petugas pengantar surat pun adalah penting.
Dalam hal investasi, Chairul memiliki idealisme bahwa perusahaan lokal pun bisa menjadi perusahaan yang bisa bersinergi dengan perusahaan-perusahaan multinasional. Ia tidak menutup diri untuk bekerja sama dengan perusahaan multinasional dari luar negeri. Baginya, ini bukan upaya menjual negara. Akan tetapi, ini merupakan upaya perusahaan nasional Indonesia bisa berdiri sendiri, dan jadi tuan rumah di negeri sendiri.
Menurut Chairul, modal memang penting dalam membangun dan mengembangkan bisnis. Baginya, kemauan dan kerja keras harus dimiliki seseorang yang ingin sukses berbisnis. Namun mendapatkan mitra kerja yang handal adalah segalanya. Baginya, membangun kepercayaan sama halnya dengan membangun integritas. Di sinilah pentingnya berjejaring (networking) dalam menjalankan bisnis.
Dalam bisnis, Chairul menyatakan bahwa generasi muda bisnis sudah seharusnya sabar, dan mau menapaki tangga usaha satu persatu. Menurutnya, membangun sebuah bisnis tidak seperti membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan sebuah kesabaran, dan tak pernah menyerah. Jangan sampai banyak yang mengambil jalan seketika (instant), karena dalam dunia usaha kesabaran adalah salah satu kunci utama dalam mencuri hati pasar. Membangun integritas adalah penting bagi Chairul. Adalah manusiawi ketika berusaha,seseorang ingin segera mendapatkan hasilnya. Tidak semua hasil bisa diterima secara langsung.


Buku 
Kisah hidup chairul tanjung telah ditulis dalam sebuah buku yang berjudul “si anak singkong” buku ini megisahkan tentang perjalanan hidup chairul tanjung dari kecil hingga sukses seperti saat ini, Buku setebal 360 halaman yang diterbitkan Penerbit Buku Kompas (PBK) ini disusun oleh wartawan Kompas Tjahja Gunawan Adiredja. Buku ini diberi kata pengantar oleh Jakob Oetama, Pendiri dan Pemimpin Umum Harian Kompas, 
Biografi Chairul Tanjung diawali dengan kisah bagaimana di tengah keterbatasan kondisi ekonomi keluarga, ia mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kedua orangtua sangat tegas dalam mendidik anak-anaknya, Orangtuanya mempunyai prinsip, “Agar bisa keluar dari jerat kemiskinan, pendidikan merupakan langkah yang harus ditempuh dengan segala daya dan upaya.” Apa pun akan mereka upayakan agar anak-anak mereka dapat melanjutkan pendidikan tinggi sebagai bekal utama kehidupan masa depan.


Buku ini juga mengisahkan kehidupan rumah tangga dan keluarga CT, ketia CT bertemu dengan perempuan Jawa, Anita Ratnasari, yang tegas dan tegar.
Dalam buku ini, CT mengungkapkan bahwa, “bagi saya, ibu adalah segalanya.” CT percaya bahwa surga ada di telapak kaki ibu. “Bila kita benar-benar berbakti kepada ibu sepenuh hati dan ikhlas, maka surga akan kita gapai di dunia. Itu yang saya alami sendiri,” demikian CT berpendapat.
CT juga menyampaikan pandangan-pandangannya tentang persoalan ekonomi dan menceritakan aktivitasnya sebagai pengusaha.
Buku karya penulis buku ini diberi judul si anak singkong karena saat masih anak-anak chairul sering diejek teman-temannya dengan sebutan anak singkong yang artinya anak kampungan, tapi kini kenyataannya si anak singkong telah berubah menjadi seorang pengusaha yang luar biasa, jadi apalah arti sebuah nama…….

Sumber : Berbagai sumber

Sabtu, 11 Mei 2013

Kisah Sukses Tukang Bubur Ayam

Motivasi Islam : Kisah Sukses Tukang Bubur Ayam
Kumpulan Cerita Islam (KCI)


Google
Jangan Mengira Jualan Bubur Ayam bisa Sukses, Semua orang berhak untuk sukses asal ada niat, ikhtiar dan berdoa;
Oyo Saryo, mantan kuli pacul yang jadi Pengusaha BUBUR AYAM Profesi Oyo Saryo dulunya hanyalah kuli pacul (buruh tani) biasa asal Majalengka, Jawa Barat, kini berubah menjadi seorang Bos Bubur Ayam “Mang Haji OyoTea” yang saat ini memiliki 8 cabang. Bagaimana kisah sukses Mang Oyo yang bertekad mengubah nasib yang hanya dari seorang buruh tani menjadi pengusaha bubur ayam hanya dengan bekal tekad, keuletan, dan kerja keras?
Pada hari minggu itu, di Jalan surapati, Bandung, Tepatnya dilokasi tempat bubur ayam “Mang haji Oyo Tea” terlihat sepi. Kemana pengunjung gerangan? rupanya situasi sepi tersebut bukan dikarenakan buburnya tidak laku, tetapi ternyata sudah ludes dilahap pelanggan. Hari itu, terjual habis 160 porsi. Kasir sedang menghitung hasil penjualan, sementara para pegawai sedang membereskan kursi dan meja, dan si pemilik usaha bubur tersebut, Oyo saryo, mengaso.
Pembeli rela antri untuk membeli makanan berlabel “Bubur Ayam Mang Haji (MH) Oyo Tea” tersebut. Mang Oyo, demikian ia biasa disapa, sudah berjualan bubur ayam sejak tahun 1976.
Kisah sukses Oyo Saryo merupakan gambaran kegigihan rakyat kecil yang menggeluti usaha yang nyaris hanya dengan modal dengkul, dan tekad kuat untuk mengubah nasib. Oyo adalah seorang anak petani miskin dari desa Salawangi, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka. Sewaktu ia masih kecil, ia terbiasa hidup dengan menggembalakan sapi atau kerbau untuk membiayai sekolah. Di pagi hari ia bersekolah, sedangkan di siang sampai sore hari ia menggembala ternak.
Setelah dewasa, karena kesulitan mencari pekerjaan, Oyo menjadi buruh tani atau kuli pacul dikampungnya. Namun, karena desakan kebutuhan hidup dan keinginan mencapai taraf hidup yang lebih baik, membuat Oyo akhirnya mengambil keputusan untuk merantau. Sedikit modal dari hasil bertani yang dapat dikumpulkannya, dijadikan bekal untuk merantau ke kota Bandung pada tahun 1964.
Di Bandung, ia pernah melamar ke pabrik daging, tetapi tidak diterima. Apa mau dikata, karena walaupun Oyo lulusan Sekolah Rakyat, tetapi ijazahnya telah hangus terbakar bersama rumahnya yang terbakar pada tahun 1958.
Kemudian Oyo mencoba peruntungan dengan berjualan minyak tanah keliling. Namun, setelah 3 bulan, ia merasa tidak sreg dengan pekerjaannya ini dan merasa berat membawa minyak tanah. Lalu ia beralih profesi lagi dengan berjualan keliling bubur lemu dan pacar cina dengan memakai pikulan.
Profesi penjual bubur lemu ia jalani dari tahun 1965 sampai dengan tahun 1976, dan hidupnya masih biasa-biasa saja. Hasil yang ia dapat sehari-hari pun masih pas-pasan. Karena pembeli bubur lemu dan pacar kebanyakan hanya terbatas pada anak-anak.
Memasyarakatkan Olahraga
Suatu waktu Oyo terinspirasi dengan maraknya slogan pemerintah waktu itu, yakni ” Memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat“. Lalu ia berfikir, “Bila warga selesai berolahraga, pasti mereka mencari santapan“, dan muncullah ide bisnis untuk berjualan bubur ayam.
Mengapa memilih berjualan bubur ayam? pertimbangannya bubur ayam disukai dan dapat dinikmati oleh segala kalangan, dari anak-anak sampai orang tua. Pada awal Oyo membuka usaha bubur ayam, menu bubur ayam yang disajikannya masih sangat sederhana. Bubur encer polos dengan taburan seledri, kacang dan kerupuk. Tetapi makin lama dan atas saran pelanggan, ia menambahkan lauk irisan daging ayam, cakue dan lain-lain.
Pertama-tama ia berjualan bubur ayam di lingkungan kantor dinas Pertanian Tanaman Pangan Jawa barat di kota Bandung. Selanjutnya, disebabkan oleh dinamika dan tanggapan warga sekitar, Oyo berpindah pindah lokasi usahanya. Pelanggan yang bertambah banyak memaksa ia untuk mencari tempat usaha yang lebih representatif, yaitu di Jalan Panatayuda.
Di tempat baru ini, oyo kembali menghadapi situasi dilematis. Ternyata bubur ayamnya sangat laris manis tetapi dipersoalkan oleh warga sekitar. Kendaraan pembeli yang parkir memenuhi sebagian besar area membuat warga lain protes. Pada tahun 2004, Oyo kembali membuka usaha di tempat yang baru, yakni di Jalan Sulanjana. Dan cabang pertama bubur ayamnya di lingkungan Universitas Islam Bandung tidak luput dari situasi serupa. Dan akhirnya Oyo harus pindah ke Jalan Gelapnyawang.
Walau mengalami pengalaman terpaksa berpindah-pindah lokasi, namun karena bubur ayamnya memang pas di lidah pembeli, usahanya makin lama makin berkembang. saat ini ia memiliki 7 cabang di kota Bandung, yaitu: di Jalan Gelapnyawang, Jalan Sulanjana, Jalan Ir Soetami, Jalan Surapati, Jalan burangrang, semuanya berada di kota Bandung serta kota baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat.
Pada semua cabang usahanya, dibuka sekitar pukul 06.00 dan tutup sekitar pukul 13.00, terkecuali untuk yang di Jalan Sulanjana dan Jalan Ir Soetami yang dibuka sampai dengan pukul 20.00 malam. Dan di luar Jawa Barat, ia memiliki 1 cabang yang berada di Yogyakarta.
Oyo juga sudah memahami betul arti “nama” dan profesionalisme, oleh karenanya Ia mendaftarkan “Bubur Ayam MH Oyo Tea” kepada Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual dan Departemen Kesehatan. Selain itu, ia juga sudah mendapatkan pengakuan dari Majelis Ulama Indonesia berupa setifikat halal.
Untuk kata “Tea” artinya semacam penegasan dalam bahasa Sunda. Kata “Tea” yang melekat dibelakang nama Oyo dijadikan label produk asli buatan Oyo. Bahkan ada pedagang sejenis yang mengatasnamakan dirinya. “Pokoknya, selain selain lokasi-lokasi yang sudah saya sebutkan tadi, itu Bubur Ayam MH Oyo Tea ASPAL (asli tapi palsu),”ujarnya. Oyo memberi nama yang unik untuk menunya, APEL (hati-ampela), ACAK (ayam-cakue) dan ATEL (ayam telur). Harga bubur ATEL dijual Rp 7.500 per porsi dan ACAK Rp 6.000 dan bubur komplet Rp. 10.000.
Ayo Berwirausaha 
Dari hasilnya berjualan bubur ayam, Oyo dapat membangun rumah untuk dia dan keluarga bernaung. Bahkan ia sudah mampu menunaikan ibadah haji. Selain itu, Oyo juga sudah memiliki kebun seluas 3.500 meter persegi yang diisi berbagai pohon, seperti mangga, durian, kelapa, sukun dan pete. Ada juga dua mobil dan tiga sepeda motor sebagai kendaraan operasional sehari-hari.
Walaupun berasal dari kampung, Oyo menghimbau agar masyarakat desa jangan tergiur untuk pindah kekota besar. Saat ini bukan lagi masanya ber-urbanisasi. “Lebih baik berwiraswastadan membuka lapangan kerja di daerah,” ujarnya.
Dalam pekerjaan sehari-hari, ia selalu menyertakan doa dan keyakinan kepada Tuhan. Selain itu harus alus dan pinter, ujarnya lagi dalam bahasa Sunda. Alus berarti cakap atau terampil danPinter artinya pintar dalam mengambil keputusan serta meraih peluang usaha yang ada. Dan ditambah dengan satu syarat lagi, yakni kreatif membuat Inovasi untuk menarik Konsumen. Semua prinsipnya tersebut membentuk kata APIK.
Rahasia Oyo dalam berbisnis adalah rela berbagi dengan sesama, tidak pelit, rajin dan sabar, tidak mengeluh saat menghadapi kesulitan dan jangan sampai membuat konsumen kecewa, baik pada poin layanan maupun produk yang dijual. Oyo sendiri mengaku cerewet dan selalu ingin tahu keinginan pelanggannya. Ia juga sering menyelingi pelayanannya dengan humor. Seperti yang ia ucapakan pada saat konsumennya selesai menyantap bubur dan beranjak pergi:
“Terima kasih …
Semoga Allah Selalu balas kasih,
Jangan lupa datang lagi,
Besok lusa bawa kekasih …”

Sumber referensi: Artikel yang ditulis oleh Dwi Bayu Radius pada koran Kompas.

Minggu, 05 Mei 2013

Kisah Sukses Tamatan SMP

Motivasi Islam : Kisah Sukses Tamatan SMP
Kumpulan Cerita Islam (KCI)
Google

Mari kita ambil hikmah untuk kehidupan kita, bahwa sesungguhnya pendidikan tinggi itu tidak patut kita sombongkan, malah kita harus memberikan teladan bagi rekan, saudara, dan seluruh ummat di dunia ini akan keberhasilan dan sukses dalam kehidupan. Agar kita selalu yakin kepada Allah SWT yang telah menciptakan segalanya.

Sebut saja namanya Agus anak ini hanya berbekal pendidikan SMP karena saat dia bersemangat mengenyam pendidikan ia harus pupus dan berhenti pada tingkatan SMP dikarenakan ayah dan ibunya terpaksa harus berpisah karena masalah ekonomi dan keluarga

Agus yang hanya berbekal pendidikan SMP tersebut kemudian mencoba mengadu nasib untuk merantau ke Jakarta .

Agus kemudian mencari pekerjaan dengan tujuan untuk menimba pengalaman dan mencari uang di perantauan kota Jakarta seperti layaknya teman teman sedaerahnya

Agus yang berlatar belakang pendidikan hanya SMP tersebut kemudian di terima sebagai penjaga toko .

Dua tahun berlalu Agus menjadi penjaga toko di sebuah toko peralatan perumahan di Kelapa gading Jakarta utara

Dua kali berturut turut agus menjadi pemudik saat lebaran ia pun bisa berkumpul dengan ayah serta adiknya di kampung untuk bertemu dengan sanak saudaranya saat lebaran.

Agus memang menjadi harapan penopang ekonomi keluarganya yang telah tercerai antara ayah dan ibunya yang akhirnya hidup terpisah

Dua tahun sudah agus menjadi perantauan yang mengadu nasib berbekal ijazah SMP yang ia kantongi berusaha bekerja keras untuk memenuhi harapan ayahnya .

Hingga suatu saat ayah agus menderita sakit dimana agus harus menunggui karena adik perempuan dari agus juga berada di perantauan mencari uang sebagai baby sister , karena agus adalah anak pertama maka ia akhirnya mengalah untuk menunggui ayahnya lagi pula di rasakan oleh agus bahwa selama dua tahun menjadi perantauan ia tak segera mendapatkan hasil seperti yang di harapkan.

Rumah yang di tempatinya malah semakin usang dan tak terawat karena bapaknya hanya tinggal sendirian sementara uang kiriman dari agus hanya habis untuk biaya hidup saja.

Memang susah yang di alami agus , mestinya banyak juga agus yang lain yang ketika sekedar mengandalkan ijazah SMP kemudian untuk membekali diri mencari pekerjaan di Jakarta , tentu saja harus di akui paling banter yah jadi penjaga toko, tukang kebun , office boy atau sekelasnya yang sudah barang tentu dengan gaji yang sekedar pas untuk hidup , dan jikala harus sebagai penopang keluarga nya yang di kampung tentu saja tidak akan mencukupi.

Agus yang hanya berbekal Ijazah SMP tentu saja tidak mungkin bersaing di perantauan seperti teman teman yang lain sedesanya yang rata rata mengantongi ijazah SLTA dan mampu bekerja di Pabrik maupun perusahan perusahaan yang lumayan bergensi dan mampu memberi gaji yang cukup.

Belum lagi Agus harus berbagi pikiran untuk mengurus ayahnya yang sendirian di rumahnya tentu sangat lah dilematis apa yang di alami Agus.

Agus akhirnya memberanikan diri untuk menggaduh ( memelihara dengan sistem bagi hasil dari investor ia hanya merawat dan dapat separuh dari keuntungan ), Agus kemudian menggaduh ternak kambing dan menyederhanakan pola pikirnya untuk beternak kambing etawa walaupun di awali dengan system gaduh, karena Agus belum memiliki modal untuk membeli kambing.

Pada awal ia menggeluti peternakan memang masih terlalu kaku dan banyak hal yang ia harus pelajari dalam usaha beternak kambing etawa namun lama kelamaan ia menemukan dunianya .

Hanya butuh beberapa jam dalam satu hari untuk mengurus ternaknya tentu saja ia tetap bisa melakukan pekerjaan yang lain seperti mengurus kebun dll simpelnya ia menjadi petani dan peternak untuk keseharian nya.

Hari hari ia nikmati sebagai seorang peternak kambing etawa dan sebagai petani, tanpa terasa dua tahun sudah ia benar benar menjadi peternak kambing yang cukup mampu dalam segi pengetahuan di bidang peternakan kambing etawa yang berawal dari menggaduh, kini sedikitnya telah memiliki 8 ekor kambing di luar jatah kambing yang ia pergunakan untuk memperbaiki rumah serta mencukupi kehidupan sehari hari dan prestasi yang lain kini agus telah mampu membeli kendaraan roda dua sendiri selayaknya para remaja di kampung kami untuk mobilitas kegiatan nya sehari hari.

Belum lagi di sisi lain agus telah banyak memiliki pohon mahoni serta kekayuan seperti albasiah yang ia tanam di selasela ia mengurus kambing yang juga merupakan aset kekayaan ekonomi untuk dirinya.

Agus memang tak lagi menenteng ijazahnya yang sekedar tamatan SMP untuk mencari pekerjaan, namun hari ini ia telah mampu menunjukan pada setiap orang yang pernah melecehkan dalam kehidupannya karena hanya berijazah SMP namun tetap bisa eksis untuk mandiri mengidupi diri dan keluarganya tanpa bergantung pada majikan atau perusahaan .

Agus akhirnya tetap mensyukurinya walau ia berijazah SMP, namun dalam benaknya selalu tertanam pikiran selagi ia mau belajar dan mau mempelajari apapun ia tetap bisa untuk mengikuti perkembangan dunia Technologi atau pun ilmu yang lain , dan iapun dengan rajin mengikuti perkembangan Internet walau bermula dari sekedar Facebook kemudian merambah ke dunia blog .

Dua tahun berlalu sudah ia menjadi peternak dan petani memang mungkin belum terlalu nampak segnifikan kesuksesanya namun jikala kita perbandingkan dengan teman teman sedaerahnya yang berijazah di atas SMP ia masih mampu untuk mensetarakan dirinya baik secara ilmu pengetahuan maupun strata social ekonomi.

Hidup ini memang untuk belajar dan putuskan rantai kemiskinan dari belajar sebab jikala kita tidak mau belajar alias malas akhirnya akan menjadi bodoh setelah bodoh menjadi malas kemudian menjadi tidak mampu dan berlanjut menjadi miskin berakhir menjadi putus asa …..putuskan rantai itu dari belajar

Tamatan SMP mungkin di anggap pendidikan yang masih menengah, namun itu hanyalah sekedar ijazah formal, bagi yang tak mampu sekolah secara formal tentu saja jikala mereka mau belajar tetap mampu untuk mengikuti perkembangan ilmu di manapun.

Hari ini Agus masih dalam perjalanan untuk menjadi pengusaha dan itu tidak menutup kemungkinan Agus akan benar benar menjadi peternak handal atau pengusaha Yang besar dalam bidang peternakan serta mumpuni dalam bidang usaha peternakan walau ia hanya berijazah SMP

Kisah ini didasari kisah nyata Agus dalam perjalanan dan di tujukan untuk memotivasi teman teman yang harus putus sekolah di SMP.

Agus sangat dekat dengan saya dan hampir setiap hari juga meluangkan waktunya untuk merenangi dunia maya mudah mudahan dia akan menemukan bagian hidupnya di dunia maya juga

Sumber : http://www.gunungkelir.com

Jumat, 03 Mei 2013

Kisah Sukses Tukang Kuli Bangunan

Kumpulan Cerita Islam (KCI) : Kisah Sukses Tukang Kuli Bangunan


Mungkin cerita ini menjadi insfirasi bagi kita untuk bisa meneladaninya, selamat membaca 

Dari tak punya apa-apa, Tri Sumono akhirnya menjadi miliarder. Ia hanyalah anak seorang janda miskin di sebuah desa, Gunung Kidul, Yogyakarta yang merantau ke kota Jakarta mengadu nasib. Berkat keuletan dan ketekunannya, ia berhasil merebut kepercayaan orang lain mendirikan pabrik kemasan.

Dibesarkan ibunda tercinta yang merupakan seorang petani miskin di sebuah desa Gunung Kidul, Yogyakarta, Tri Sumono kecil hidup prihatin. Bertumbuh dengan gizi seadanya, ia juga harus membuang energi besar demi mengenyam pendidikan di sekolah menengah atas (SMA) yang jaraknya 40 km dari desanya. Ke sekolah SMA itu, ia bolak-balik menggenjot sepeda setiap harinya. Peringkat yang dianggapnya sempurna layak ditorehnya untuk itu: 39 dari 40 siswa.

Tri tidak sedang bercanda. Ia bersyukur masih bisa lulus SMA. Setelah lulus dari sekolah tersebut tahun 1993 silam, ia pun merantau ke Jakarta. Dalam tas ranselnya hanya ada sebuah celana dan kaos oblong. Ia datang bersama sepupunya. ”Saya sudah melangkah dari rumah, saya tidak akan kembali ke rumah lagi sebelum saya sukses. Itu sudah prinsip,” tekatnya saat melangkah dari desa terpencil itu.

Ijazah nilai di bawah standar ditentengnya ke sana ke mari melamar kerja di Jakarta. Ia pun nyangkut mendapat peluang buruh bangunan di Ciledug. Tak lama berselang, dirinya mendapat tawaran kerja di tempat lain. “Saya diterima sebagai tukang sapu di kantor Kompas Gramedia (grup media massa red.),” lanjut Tri, begitu sapaan akrabnya. Ia bersyukur dengan profesi tersebut dari pada sekadar buruh bangunan.

Sedikit lebih mudah ketimbang buruh. Sebagai tukang sapu ia lebih santai membersihkan kantor berlantai-lantai itu. Tak heran bila tenaganya terlalu besar untuk menyelesaikan pekerjaan seenteng itu. “Akhirnya saya diangkat ke posisi yang lebih keren lagi, yakni office boy,” kenangnya. Di posisi tersebut ia sering berada dalam ruangan ber-ac. Ia mondar-mandir melayani beragam perintah para karyawan kantor di dalamnya.

Ia selesaikan perintah seisi kantor itu jauh lebih cepat dari yang diperkirakan mereka. “Saya pun diangkat menjadi marketing,” katanya sembari melanjutkan, posisi yang didudukinya setelah itu adalah penanggung jawab gudang. Hanya saja, gaji yang dia peroleh cuma cukup buat dua orang putrinya. Untuk itu, bersama istri ia mencari penghasilan tambahan. Bermodalkan Rp100 ribu dari sisa gaji, ia memilih berdagang keliling di sekitar kontrakannya di wilayah Palmerah, Jakarta.

Hari demi hari sepulang kerja, keringatnya bercucuran keluar masuk gang berjualan aneka kebutuhan pokok. Hari Sabtu dan Minggu pagi, ia menggelar dagangan di Gelora, Senayan. Modalnya mulai terkumpul, Tri mengambil space di Mal Graha Cijantung. Usaha itu pun melesat tajam, sebelum akhirnya dijual ke orang lain. “Tetapi hasil dari usaha itu, saya sudah punya tabungan,” lanjutnya. Tabungan tersebut, dipakainya untuk membeli rumah di Pondok Ungu, Bekasi Utara.

Di kediamannya itu, otak dagangnya belum tamat. Ia membuka warung kebutuhan pokok. Sambil menjalani itu, ia melihat peluang sari kelapa, sebuah produk hasil penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). “Saya datang ke LIPI untuk meminta bakteri dan cara pembuatan sari kelapa,” jelasnya. Ia belajar membuatnya sendiri hingga rela belajar di Institut Pertanian Bogor (IPB) agar sari kelapanya berkualitas. Lima ribu nampan berhasil ia suplai ke sebuah perusahaan tak jauh dari rumahnya.

“Saya bilang kepada penerima sari kelapa itu, kalau sari kelapa saya rusak tolong bilang rusak dan saya ganti. Dan begitu seterusnya,” katanya. Melihat keseriusan, kejujuran, keingintahuan yang besar serta ketelatenannya, pemilik perusahaan penerima sari kelapa itu diam-diam mengaguminya. Ia pun dimata-matai orang lain, yang punya niat baik bekerjasama dengannya.

“Saya bilang kepada penerima sari kelapa itu, kalau sari kelapa saya rusak tolong bilang rusak dan saya ganti. Dan begitu seterusnya,” katanya. Melihat keseriusan, kejujuran, keingintahuan yang besar serta ketelatenannya, pemilik perusahaan penerima sari kelapa itu diam-diam mengaguminya. Ia pun dimata-matai orang lain, yang punya niat baik bekerjasama dengannya.

Untuk itu, rumah berlantai dua dibelinya untuk gedung pabrik. Mesin kemasan puluhan juta diborongnya. Masalah karyawan ia selesaikan dengan memanggil kerabatnya dari kampung halaman. “Saya masih ingat, apakah ini mimpi atau tidak ketika pertama kali melihat uang satu miliar rupiah,” tukasnya tertawa lebar. Uang sejumlah itu, ia terima saat proyek sudah mulai berjalan untuk produksi 3 juta kemasan.

Setelah proyek tersebut selesai, ia pun melebar dengan mainan baru. Ia memproduksi kopi jahe yang diberi label Hootrii. Lebih dari 50 ribu saset kopi tersebut telah beredar di seluruh Indonesia. Belum lagi, order kemasan susu yang datangnya dari salah satu departemen pemerintah. Kini sebagai investasi ia memiliki 6 unit rumah, beberapa mobil, beberapa usaha peternakan, pertanian hingga perkebunan.

“Intinya kalau mau jadi pengusaha itu harus jujur, ulet, rajin dan tidak putus asa,” pungkasnya. Kini dari tak memiliki apa-apa, Tri telah menjadi miliarder. Uniknya, hingga kini ia masih bekerja di perusahaan ia bekerja dahulu. Selain itu, ia juga menjadi guru spiritual beberapa pemangku jabatan di beberapa perusahaan besar.

Sumber : jpmi.or.id

Copyright @ 2013 ilmu tentang islam.