Rabu, 09 Mei 2012

Nabi Sulaiman AS dan Seekor Semut

Bismillahirrahmanirrahim....


Artikel -  Kerajaan Nabi Sulaiman AS dikala itu sedang mengalami musim kering yang begitu panjang. Lama sudah hujan tidak turun membasahi bumi. Kekeringan melanda di mana-mana. Baginda Sulaiman AS mulai didatangi oleh ummatnya untuk dimintai pertolongan dan memintanya memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan untuk membasahi kebun-kebun dan sungai-sungai mereka. Baginda Sulaiman AS kemudian memerintahkan satu rombongan besar pengikutnya yang terdiri dari bangsa jin dan manusia berkumpul di lapangan untuk berdo’a memohon kepada Allah SWT agar musim kering segera berakhir dan hujan segera turun.

Sesampainya mereka di lapangan Baginda Sulaiman AS melihat seekor semut kecil berada di atas sebuah batu. Semut itu berbaring kepanasan dan kehausan. Baginda Sulaiman AS kemudian mendengar sang semut mulai berdo’a memohon kepada Allah SWT penunai segala hajat seluruh makhluk-Nya. “Ya Allah pemilik segala khazanah, aku berhajat sepenuhnya kepada-Mu, Aku berhajat akan air-Mu, tanpa air-Mu ya Allah aku akan kehausan dan kami semua kekeringan. Ya Allah aku berhajat sepenuhnya pada-Mu akan air-Mu, kabulkanlah permohonanku”, do’a sang semut kepada Allah SWT. Mendengar do’a si semut maka Baginda Sulaiman AS kemudian segera memerintahkan rombongannya untuk kembali pulang ke kerajaan sambil berkata pada mereka, “kita segera pulang, sebentar lagi Allah SWT akan menurunkan hujan-Nya kepada kalian. Allah SWT telah mengabulkan permohonan seekor semut”. Kemudian Baginda Sulaiman dan rombongannya pulang kembali ke kerajaan.

Kisah Permintaan Simiskin dan Sikaya

Bismillahirrahmanirrahim...


Artikel - Kisah Nabi Musa AS memiliki ummat yang jumlahnya sangat banyak dan umur mereka panjang-panjang. Mereka ada yang kaya danjuga ada yang miskin. Suatu hari ada seorang yang miskin datang menghadap Nabi Musa AS. Ia begitu miskinnya pakaiannya compang-camping dan sangat lusuh berdebu. Si miskin itu kemudian berkata kepada Baginda Musa AS, “Ya Nabiullah, Kalamullah, tolong sampaikan kepada Allah SWT permohonanku ini agar Allah SWT menjadikan aku orang yang kaya. Nabi Musa AS tersenyum dan berkata kepada orang itu, “saudaraku, banyak-banyaklah kamu bersyukur kepada Allah SWT. Si miskin itu agak terkejut dan kesal, lalu ia berkata, Bagaimana aku mau banyak bersyukur, aku makan pun jarang, dan pakaian yang aku gunakan pun hanya satu lembar ini saja”!. Akhirnya si miskin itu pulang tanpa mendapatkan apa yang diinginkannya. Beberapa waktu kemudian seorang kaya datang menghadap Nabi Musa AS. Orang tersebut bersih badannya juga rapi pakaiannya. Ia berkata kepada Nabi Musa AS, “Wahai Nabiullah, tolong sampaikan kepada Allah SWT permohonanku ini agar dijadikannya aku ini seorang yang miskin, terkadang aku merasa terganggu dengan hartaku itu. Nabi Musa AS pun tersenyum, lalu ia berkata, “wahai saudaraku, janganlah kamu bersyukur kepada Allah SWT. Ya Nabiullah, bagaimana aku tidak bersyukur kepada Alah SWT?. Allah SWT telah memberiku mata yang dengannya aku dapat melihat. Telinga yang dengannya aku dapat mendengar. Allah SWT telah memberiku tangan yang dengannya aku dapat bekerja dan telah memberiku kaki yang dengannya aku dapat berjalan, bagaimana mungkin aku tidak mensyukurinya”, jawab si kaya itu. Akhirnya si kaya itu pun pulang ke rumahnya. Kemudian terjadi adalah si kaya itu semakin Allah SWT tambah kekayaannya karena ia selalu bersyukur. Dan si miskin menjadi bertambah miskin. Allah SWT mengambil semua kenikmatan-Nya sehingga si miskin itu tidak memiliki selembar pakaianpun yang melekat di tubuhnya. Ini semua karena ia tidak mau bersyukur kepada Allah SWT.

Pola Pikir Orang Miskin dan Orang Kaya

Bismillahirrahmanirrahim....


Artikel- Pola Pikir Orang Miskin dan Orang Kaya
Apakah anda pernah mendengar nama Robin Hood? Tokoh ini sangat digemari oleh banyak orang karena kisah heroiknya yang merampok uang dari orang-orang kaya dan kemudian membagi-bagikan hasilnya secara merata bagi semua orang miskin. Apabila kita melihat dari sisi radikal, tingginya popularitas dari Robin Hood ini memperlihatkan bahwa banyak orang yang merasa bahwa dunia ini tidak adil karena orang-orang yang kaya bisa memiliki uang begitu banyaknya. Memang fakta menunjukkan bahwa sebagian besar uang yang beredar ini dikuasai oleh hanya sebagian kecil dari masyarakat. Sekarang pertanyaannya adalah, bagaimana kondisi dunia apabila Robin Hood berhasil mengumpulkan semua uang yang ada dan membagikannya secara merata ke semua orang? Sekilas dunia tampak lebih indah. Tidak ada lagi orang kaya, dan tidak ada lagi orang miskin. Semua orang hidup dengan kemakmuran yang sama.

Marshall Sylver, di dalam bukunya yang berjudul Passion Profit Power, menjelaskan lebih detil mengenai pertanyaan diatas. Apa jadinya dunia ini apabila uang yang ada dibagikan secara merata ke semua orang? Dan ternyata jawabannya cukup menyedihkan. Dalam waktu 5 tahun, komposisi uang akan kembali seperti semula. Orang-orang yang dulunya kaya akan kembali menguasai sebagian besar uang yang ada.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Jawabannya ada pada pola pikir orang mengenai uang yang dimilikinya. Kebanyakan orang, yang pada akhirnya akan kembali miskin, akan berpikir “Enaknya uang ini digunakan untuk membeli apa ya?”. Kemudian uangnya dihabiskan untuk membeli barang-barang, berlibur ataupun bersenang-senang. Singkat kata, konsumtif. Setelah seluruh uang dibelanjakan,
mereka kembali menjadi miskin.

Hal yang berbeda terjadi pada orang kaya. Orang kaya akan berpikir bagaimana caranya untuk memanfaatkan uangnya agar dapat mendatangkan uang lebih banyak lagi. Mereka akan menggunakan uangnya untuk membuka usaha, ataupun berinvestasi. Akhirnya mereka akan mengumpulkan uang jauh lebih banyak dari orang biasa. Kebanyakan orang tidak bisa menerima kenyataan ini. Orang-orang yang miskin lebih cenderung untuk menyalahkan lingkungan, orang
lain ataupun nasib. Ini adalah tindakan yang tidak tepat. Tindakan menyalahkan tidak akan merubah orang miskin menjadi kaya.

Akan jauh lebih baik bila kita semua bersedia mengevaluasi keadaan secara objektif. Kita bisa mengamati orang-orang kaya di sekitar kita, kita bisa pelajari pola pikirnya yang positif, dan kita bisa menerapkannya dalam kehidupan kita. Kekayaan akan datang dengan sendirinya.

Simiskin menjadi Terkaya ada apa dibalik rahasiah kesuksesannya.

Bismillahirrohmanirrahim


Artikel - Kisah Motivasi Kali ini adalah  Simiskin menjadi Terkaya ada apa dibalik rahasiah kesuksesannya.

Nama perusahaannya mungkin terdengar lucu, Wahaha. Namun berkat perusahaan inilah Zong Qinghou menjadi orang terkaya di China saat ini. 
Wahaha adalah merek minuman ringan di Negeri Tirai Bambu yang kini sudah merambah dunia. Nama itu unik dan mungkin membuat tersenyum orang yang pertama mendengarnya karena mirip gambaran orang tertawa.

Arti harfiahnya memang tak jauh-jauh dari hal itu yaitu “Anak Kecil Tertawa”.Mungkin ini kiat jitu Zong untuk membuat produknya cepat berkembang karena mereknya sederhana, mudah diingat, dan mengundang senyum simpul. Setidaknya, Zong sudah membuktikan kredo bisnis manjur yang dianjurkan banyak pakar pemasaran mengenai efektifnya sebuah merek sederhana.

Motivasi

perjuangan Zong menjadi pengusaha sangat inspiratif. Ia bukan lahir dari keluarga kaya. Lelaki kelahiran Hangzhou tahun 1945 ini berasal dari keluarga biasa-biasa saja. Orangtuanya adalah guru. Jenjang pendidikan yang diikutinya pun tak tinggi, cuma sampai SMP. Setelah lulus sekolah, Zong harus bekerja di ladang pembuat garam di Zhoushan. Setelah itu ia menekuni banyak pekerjaan. Namun yang paling lama bekerja di perkebunan teh yang ia jalani sampai 15 tahun.

Bosan dengan pekerjaan itu, tahun 1979 ia pulang ke kota kelahirannya untuk mencari pekerjaan baru. Saat itu, ibunya sudah pensiun sebagai guru. Ia kemudian mencoba menjual pop ice, minuman yang diramu dengan aneka rasa. Zong menjajakannya dengan menggunakan sepeda. Setelah beberapa lama berjualan dengan cara itu ia kemudian membuka toko kecil di sekolah tempat ibunya dulu mengajar, di Shangcheng, Huangzhou. Untuk mengefektifkan tokonya, ia tak hanya menjual minuman, tetapi juga alat-alat tulis. Tokonya pun berkembang.

Sukses kecil itu mendapat perhatian pemerintah setempat. Kebetulan pada saat itu pemerintah kota Huangzhou sedang mencari manajer untuk mengelola unit usaha Komisi Pendidikan kota itu yang hampir bangkrut. Pilihannya jatuh pada Zong. Namun perekrutan itu disertai dengan target yang harus dicapainya, yaitu Zong harus membukukan keuntungan sebesar 40.000 yuan pada tahun pertamanya sebagai sales manager. Saat itu 1 yuan sekitar Rp 400, sehingga dalam hitungan rupiah target keuntungan itu Rp 16 juta.

“Ini peluang terbaik saya untuk membuktikan kemampuan,” ujar Zong. Ketika menerima tawaran itu Zong sudah berusia 42 tahun. Ia tak merasa terlalu tua untuk memulai karier ini. Untuk memacu semangatnya, surat pengangkatan bertanggal 6 April 1987 itu ia pajang. “Surat itu menunjukkan titik balik hidup saya,” katanya.

Pengelolaannya dimulai dengan berjualan susu seperti yang selama ini ia jalankan, hanya saja lebih besar. Untuk itu ia mencari pinjaman dan mendapatkan modal sebesar 140.000 yuan. Ternyata dengan sikap antusias, penuh minat, dan pantang menyerah target untung sebesar 40.000 yuan bisa ia lewati. Unit usaha itu bisa membukukan keuntungkan lebih dari 100.000 yuan pada tahun pertama Zong mengelolanya.

Tak hanya itu, Zong juga mencoba terobosan baru. Ia melakukan survei terhadap 3000 anak sekolah di Hangzhou untuk mencari peluang terbaru. Ternyata banyak di antara mereka yang mengalami kekurangan gizi. Hasil survei itu ia konsultasikan dengan Profesor Zhu Shoumin dari Nutrition Department of Zhejiang Medical University. Dari sanalah Zong punya ide membuat minuman yang diperkaya oleh zat gizi yang sesuai dengan tradisi China.

Pada November 1988, divisi usaha yang dikepalainya itu meluncurkan minuman bergizi pertama di China untuk anak-anak, Wahaha. Ia juga meluncurkan slogan pemasarannya yang menggoda, “Minum Wahaha Meningkatkan Nafsu Makan”. Berkat inovasinya itu Wahaha pada tahun pertamanya saja sudah bisa terjual senilai 4,88 juta yuan. Tahun ketiga omsetnya berlipat-lipat hingga lebih dari 100 juta yuan. “Pada saat itu sudah banyak perusahaan minuman bergizi di China tetapi tak ada yang menjualnya khusus untuk anak-anak. Itulah kenapa kami sukses,” paparnya.

Ekspansi

Sukses itu membuat Zong tergoda untuk mencoba bisnis lain. Pada saat itu minuman ringan berkarbonat masih dikuasai Coke dan Pepsi. Wahaha tertarik untuk memasuki pasar ini. Dari sinilah muncul produknya yang kelak bernama “Future Cola” yang merupakan saingan Coke dan Pepsi.

Karena usahanya tak lagi satu jenis, Zong mendirikan holding-nya bernama Hangzhou Wahaha Group Corporation. Bahkan ia merambah sektor non makanan-minuman. Salah satunya membangun properti yang bernama Wahaha Food City. Sayangnya karena kurang berpengalaman proyek itu sempat mandek sekitar 6 tahun.

walaupun kegagalan juga sempat dialami saat mendirikan usaha minuman beralkohol dan jenis minuman lainnya. Namun itu tak menghentikan Zong untuk terus melakukan ekspansi. Wahaha kemudian mengakuisisi perusahaan-perusahaan di wilayah lain untuk mempermudah distribusi produk minumannya. Walhasil usaha di bawah grup Wahaha makin lama makin banyak hingga menjadikannya perusahaan minuman terbesar di China. Apalagi Wahaha mendapat suntikan modal ketika memutuskan bekerja sama dengan Danone, perusahaan makanan terkenal asal Perancis, pada tahun 1996.

Selain mengelola perusahaan milik pemerintah Hangzhou itu, Zong juga mendirikan perusahaan-perusahaan patungan miliknya dengan serikat pekerja atau pihak lainnya. Antara lain mendirikan perusahaan investasi, perusahaan pembuatan pakaian anak, distribusi dan lain sebagainya.

Perusahaan-perusahaan itu di luar cakupan kerja sama Wahaha dan Danone yang berjumlah 5 perusahaan. Namun pada tahun 2006, Zong memutuskan menjualnya pada perusahaan itu dengan nilai lebih dari 4 miliar yuan. Akuisisi itu membuat Danone kemudian menjadi pemegang saham di 39 perusahaan Wahaha Group sekaligus menempatkan Zong menjadi salah satu orang terkaya di China.

Sayangnya kerja sama Wahaha – Danone retak pada tahun 2007. Ada yang bilang karena pihak Danone ingin menguasai manajemennya dan berusaha menyingkirkan Zong. Peliputan berita mengenai gonjang-ganjing ini mengundang simpati nasional. Zong mendapat dukungan rakyat China untuk tetap memimpin Wahaha. Sehingga sampai sekarang Zong masih menduduki kursi CEO Wahaha Group.
ternyata Zong selain mendapat gaji, juga persentase dari total penjualan perusahaannya. Belum lagi dari nilai saham yang dimilikinya di perusahaan itu. Dengan omset yang terus tumbuh, penghasilan Zong juga meningkat. Berdasarkan perhitungan majalah ekonomi Forbes, kekayaan Zong pada tahun lalu mencapai US$ 8 miliar (kalau dihitung dalam rupiah berarti sekitar Rp 70 triliun). Kekayaan sebanyak itu membuat Zong dinobatkan Forbes sebagai orang terkaya di China. Ini prestasi yang luar biasa, jika melihat modal awalnya yang nol! Semua itu ia raih dengankerja keras, minat yang tinggi, inovasi, dan pengembangan usaha.

Kisah Simiskin Menjadi Sikaya

Bismillahirrahmanirrahim...


Artikel - Inspirasi dan Motivasi dari sebuah cerita orang miskin menjadi kaya,


Suatu ketika berkumpullah 3 orang miskin yang sedang asyik menikmati sebuah bungkusan roti yang ditemukan ditempat sampah milik orang kaya. Ditengah asyiknya mereka menyantap bungkusan sampah roti, orang kaya yang membuang roti lewat disamping mereka sambil melempar sebuah koin Rp.500,- sambil berkata, " Dasar orang miskin, roti basi dimakan ! "

Setelah orang kaya tadi berlalu dari mereka,
Si miskin-1 berucap, " Orang kaya sombong ! "
Si miskin-2 menyahut, " Benar-benar sombong, sebetulnya aku tidak sudi makan roti basi. Oh..., Tuhan, mengapa Engkau jadikan aku miskin ? "
Si miskin-3 menenangkan teman-temannya, " Kalau orang kaya sombong sudah wajar, kalau orang miskin sombong ...., janganlah protes pada Tuhan akan nasib kemiskinan kita, yang pasti Tuhan maha tahu akan apa-apa yang akan terjadi, lebih baik jalani hidup dengan penuh kerelaan. Jika Tuhan menghendaki, bisa kok kita jadi kaya. "
Si miskin-2 menyahut, " Lagak bicaramu kayak Ustadz saja, emang kamu bisa kaya, jangan mimpi dech ... ! "
Si miskin-3 menimpali, " Yok kita pergi saja, ngurusin orang miskin sok pintar , repot . . . , mimpi jadi orang kaya di siang bolong, ha...ha... ! "

Si miskin-1 & miskin-2 berlalu meninggalkan si miskin-3,
Si miskin-3 kini seorang diri, setelah teman-temannya pergi dia pungut uang 500,- tadi, kemudian dia lemparkan ke dalam sebuah pot bunga yang terletak di ujung depan dalam rumah orang kaya yang tidak terpakai. 
Setiap hari dia selalu mangkal di depan rumah orang kaya yang sombong itu. Setiap kali pula dia selalu makan sisa makanan yang ditemukan di tempat sampah, dan memungut koin-koin lemparan si kaya. Dan sudah menjadi kebiasaan pula, dia lemparkan koin-koin itu ke dalam pot.

Waktu terus berlalu, tidak terasa sudah hampir 10 tahun dia makan-makanan sisa, memungut koin dan melemparnya ke dalam pot bunga.
Sudah beberapa hari ini, dia tidak menjumpai si kaya keluar dari rumah dan melemparkan koin kepadanya. Satu minggu berlalu, dia tidak dapatkan lagi sisa makanan dan koin dari rumah si kaya.
Hingga suatu ketika, dia melihat sebuah mobil ambulance berhenti di depan rumah si kaya.
Dia melihat ada seseorang yang digeladak kursi roda menuju mobil ambulance, dialah si kaya pelempar koin. 
Dia mendekat dan bertanya kepada petugas ambulance, " Maaf, Pak apa yang terjadi dengan orang kaya tersebut ? "
Petugas menjawab, " Cerita dari isterinya, dia kena STROKE, mikirin anak-anaknya yang tidak mau diatur dan suka menghambur-hamburkan uang, semua uang yang ada telah dihabiskan oleh anak-anaknya, anak-anaknya telah pergi entah kemana. "

Mendengar petugas bercerita semacam itu, si miskin teringat koin-koin lemparan si kaya yang dia lemparkan kembali ke dalam pot bunga si kaya, dengan tergopoh-gopoh dia masuk dan mendekati pot bunga yang berbentuk bulat berdiameter kira-kira 1 meter. Dia terperangah, ternyata pot bunga yang tidak terpakai itu sudah penuh dengan koin bahkan sampai meluber di samping kanan kirinya.
Dia memungut satu persatu, dia hitung selama 3 hari, terkumpul uang koin sebanyak 7,5 juta.
Setelah itu dia bergegas membesuk si kaya yang terbaring lunglai di rumah sakit dan memberikan uang koin yang sudah ditukarkan di bank kepada beliau untuk membantu biaya rumah sakit, serta menjelaskan bahwa uang itu adalah koin-koin si kaya yang tiap saat dia pungut.

Selang beberapa hari kemudian datang mobil ambulance di rumah si kaya tadi, tidak begitu banyak orang, hanya petugas rumah sakit beserta si kaya dan isterinya yang sudah mulai renta.
Isteri si kaya melihat-lihat kedepan rumah dan mendapati si miskin di ujung pintu gapura rumah, si miskin dipanggil kemudian diberi secarik kertas wasiat dari suaminya, berisi :
" Saudaraku, si miskin, yang selama ini aku rendahkan dan abaikan. Betapa mulia hatimu, kamu telah dengan rela membantu orang yang sombong ini, yang telah ditinggalkan anak-anak karena uang dan harta. Betapa koin-koin pungutanmu telah berjasa besar membantuku. Pada saat kamu membaca surat ini, maka aku telah dengan rela memenuhi panggilan Tuhan. Maka aku berwasiat, tolong jagalah rumahku dan bantulah isteriku mengurus pemakamanku, dan sebagian rumahku aku berikan kepadamu. Maafkan aku ....,"

Singkat cerita, si miskin yang dulu benar-benar miskin kini sudah mendapati hidupnya menjadi lebih baik, tidak sombong, suka membantu sesama dan berbudi pekerti luhur.

Intisari/hikmah cerita diatas salah satunya adalah orang yang baik tidak akan pernah melihat dirinya kekurangan, harta hanya titipan, kerelaan menerima hidup dengan semestinya adalah harta yang tidak pernah ada habisnya. Semua orang bisa kaya asal mau berusaha dan menyisihkan sebagian hartanya untuk ditabung dan diamalkan.

Selasa, 08 Mei 2012

Sejarah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Kumpulan Cerita Islam (KCI) : Sejarah Isra Mi'raj Nabi Muhammad saw

BIsmillahirrahmanirrahim....
Artikel- Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW – Seringkali di kalangan masyarakat kita, dalam mendefinisikan isra dan mi’raj, mereka menggabungkan Isra Mi’raj menjadi satu peristiwa yang sama. Padahal sebenarnya Isra dan Mi’raj merupakan dua peristiwa yang berbeda. Dan untuk meluruskan hal tersebut, pada kesempatan ini saya bermaksud mengupas tuntas pengertian isra dan mi’raj, sejarah isra mi’raj nabi muhammad SAW serta hikmah dari perjalanan isra’ mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW.


Pengertian / Definisi Isra dan Mi’raj

Isra Mi’raj adalah dua bagian dari perjalanan yang dilakukan oleh Muhammad dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam.

Isra Mi’raj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam hijrah ke Madinah. Menurut al-Maududi dan mayoritas ulama, Isra Mi’raj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M. Menurut al-Allamah al-Manshurfuri, Isra Mi’raj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, dan inilah yang populer.

Namun demikian, Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri menolak pendapat tersebut dengan alasan karena Khadijah radhiyallahu anha meninggal pada bulan Ramadan tahun ke-10 kenabian, yaitu 2 bulan setelah bulan Rajab. Dan saat itu belum ada kewajiban salat lima waktu. Al-Mubarakfuri menyebutkan 6 pendapat tentang waktu kejadian Isra Mi’raj. Tetapi tidak ada satupun yang pasti. Dengan demikian, tidak diketahui secara persis kapan tanggal terjadinya Isra Mi’raj.

Peristiwa Isra Mi’raj terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.

Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini. Walaupun begitu, peristiwa ini juga dikatakan memuat berbagai macam hal yang membuat Rasullullah SAW sedih.

Sejarah / Kisah Perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Perjalanan dimulai Rasulullah mengendarai buraq bersama Jibril. Jibril berkata, “turunlah dan kerjakan shalat”.
Rasulullahpun turun. Jibril berkata, “dimanakah engkau sekarang ?”
“tidak tahu”, kata Rasul.
“Engkau berada di Madinah, disanalah engkau akan berhijrah “, kata Jibril.
Perjalanan dilanjutkan ke Syajar Musa (Masyan) tempat penghentian Nabi Musa ketika lari dari Mesir, kemudian kembali ke Tunisia tempat Nabi Musa menerima wahyu, lalu ke Baitullhmi (Betlehem) tempat kelahiran Nabi Isa AS, dan diteruskan ke Masjidil Aqsha di Yerussalem sebagai kiblat nabi-nabi terdahulu.

Jibril menurunkan Rasulullah dan menambatkan kendaraannya. Setelah rasul memasuki masjid ternyata telah menunggu Para nabi dan rasul. Rasul bertanya : “Siapakah mereka ?”
“Saudaramu para Nabi dan Rasul”.
Kemudian Jibril membimbing Rasul kesebuah batu besar, tiba-tiba Rasul melihat tangga yang sangat indah, pangkalnya di Maqdis dan ujungnya menyentuh langit. Kemudian Rasulullah bersama Jibril naik tangga itu menuju kelangit tujuh dan ke Sidratul Muntaha.

“Dan sesungguhnya nabi Muhammad telah melihatJibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, yaitu di Sidratul Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal, (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratull Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dariyang dilihatnya itu dan tidakpula melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.” (QS. An-Najm : 13 – 18).

Selanjutnya Rasulullah melanjutkan perjalanan menghadap Allah tanpa ditemani Jibril Rasulullah membaca yang artinya : “Segala penghormatan adalah milikAllah, segala Rahmat dan kebaikan“.
Allah berfirman yang artinya: “Keselamatan bagimu wahai seorang nabi, Rahmat dan berkahnya“.
Rasul membaca lagi yang artinya: “Keselamatan semoga bagi kami dan hamba-hamba Allah yang sholeh. Rasulullah dan ummatnya menerima perintah ibadah shalat“.
Berfirman Allah SWT : “Hai Muhammad Aku mengambilmu sebagai kekasih sebagaimana Aku telah mengambil Ibrahim sebagai kesayanagan dan Akupun memberi firman kepadamu seperti firman kepada Musa Akupun menjadikan ummatmu sebagai umat yang terbaik yang pernah dikeluarkan pada manusia, dan Akupun menjadikan mereka sebagai umat wasath (adil dan pilihan), Maka ambillah apa yang aku berikan kepadamu dan jadilah engkau termasuk orang-orang yang bersyukur“.

“Kembalilah kepada umatmu dan sampaikanlah kepada mereka dari Ku”.
Kemudian Rasul turun ke Sidratul Muntaha.
Jibril berkata : “Allah telah memberikan kehormatan kepadamu dengan penghormatan yang tidak pernah diberikan kepada seorangpun dari makhluk Nya baik malaikat yang terdekat maupun nabi yang diutus. Dan Dia telah membuatmu sampai suatu kedudukan yang tak seorangpun dari penghuni langit maupun penghuni bumi dapat mencapainya. Berbahagialah engkau dengan penghormatan yang diberikan Allah kepadamu berupa kedudukan tinggi dan kemuliaan yang tiada bandingnya. Ambillah kedudukan tersebut dengan bersyukur kepadanya karena Allah Tuhan pemberi nikmat yang menyukai orang-orang yang bersyukur”.
Lalu Rasul memuji Allah atas semua itu.


Kemudian Jibril berkata : “Berangkatlah ke surga agar aku perlihatkan kepadamu apa yang menjadi milikmu disana sehingga engkau lebih zuhud disamping zuhudmu yang telah ada, dan sampai lah disurga dengan Allah SWT. Tidak ada sebuah tempat pun aku biarkan terlewatkan”. Rasul melihat gedung-gedung dari intan mutiara dan sejenisnya, Rasul juga melihat pohon-pohon dari emas. Rasul melihat disurga apa yang mata belum pernah melihat, telingan belum pernah mendengar dan tidak terlintas dihati manusia semuanya masih kosong dan disediakan hanya pemiliknya dari kekasih Allah ini yang dapat melihatnya. Semua itu membuat Rasul kagum untuk seperti inilah mestinya manusia beramal. Kemudian Rasul diperlihatkan neraka sehingga rasul dapat melihat belenggu-belenggu dan rantai-rantainya selanjutnya Rasulullah turun ke bumi dan kembali ke masjidil haram menjelang subuh.

Mandapat Mandat Shalat 5 waktu

Agaknya yang lebih wajar untuk dipertanyakan, bukannya bagaimana Isra’ Mi’raj, tetapi mengapa Isra’ Mi’raj terjadi ? Jawaban pertanyaan ini sebagaimana kita lihat pada ayat 78 surat al-lsra’, Mi’raj itu untuk menerima mandat melaksanakan shalat Lima waktu. Jadi, shalat inilah yang menjadi inti peristiwa Isra’Mi’raj tersebut.

Shalat merupakan media untuk mencapai kesalehan spiritual individual hubungannya dengan Allah. Shalat juga menjadi sarana untuk menjadi keseimbangan tatanan masyarakat yang egaliter, beradab, dan penuh kedamaian. Makanya tidak berlebihan apabila Alexis Carrel menyatakan : “Apabila pengabdian, sholat dan do’a yang tulus kepada Sang Maha pencipta disingkirkan dari tengah kehidupan bermasyarakat, hal itu berarti kita telah menandatangani kontrak bagi kehancuran masyarakat tersebut“. Perlu diketahui bahwa A. Carrel bukanlah orang yang memiliki latar belakang pendidikan agama, tetapi dia adalah seorang dokter dan pakar Humaniora yang telah dua kali menerima nobel atas hasil penelitiannya terhadap jantung burung gereja dan pencangkokannya. Tanpa pendapat Carrel pun, Al – Qur’an 15 abad yang lalu telah menyatakan bahwa shalat yang dilakukan dengan khusu’ akan bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar, sehingga tercipta tatanan masyarakat yang harmonis, egaliter, dan beretika.

Hikmah Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW

Perintah sholat dalam perjalanan isra dan mi’raj Nabi Muhammad SAW, kemudian menjadi ibadah wajib bagi setiap umat Islam dan memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan ibadah-ibadah wajib lainnya. Sehingga, dalam konteks spiritual-imaniah maupun perspektif rasional-ilmiah, Isra’ Mi’raj merupakan kajian yang tak kunjung kering inspirasi dan hikmahnya bagi kehidupan umat beragama (Islam).

Bersandar pada alasan inilah, Imam Al-Qusyairi yang lahir pada 376 Hijriyah, melalui buku yang berjudul asli ‘Kitab al-Mikraj’ ini, berupaya memberikan peta yang cukup komprehensif seputar kisah dan hikmah dari perjalanan agung Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, beserta telaahnya. Dengan menggunakan sumber primer, berupa ayat-ayat Al-Quran dan hadist-hadits shahih, Imam al-Qusyairi dengan cukup gamblang menuturkan peristiwa fenomenal yang dialami Nabi itu dengan runtut.

Selain itu, buku ini juga mencoba mengajak pembaca untuk menyimak dengan begitu detail dan mendalam kisah sakral Rasulullah SAW, serta rahasia di balik peristiwa luar biasa ini, termasuk mengenai mengapa mikraj di malam hari? Mengapa harus menembus langit? Apakah Allah berada di atas? Mukjizatkah mikraj itu hingga tak bisa dialami orang lain? Ataukah ia semacam wisata ruhani Rasulullah yang patut kita teladani?

Bagaimana dengan mikraj para Nabi yang lain dan para wali? Bagaimana dengan mikraj kita sebagai muslim? Serta apa hikmahnya bagi kehidupan kita? Semua dibahas secara gamblang dalam buku ini.

Dalam pengertiannya, Isra’ Mi’raj merupakan perjalanan suci, dan bukan sekadar perjalanan “wisata” biasa bagi Rasul. Sehingga peristiwa ini menjadi perjalanan bersejarah yang akan menjadi titik balik dari kebangkitan dakwah Rasulullah SAW. John Renerd dalam buku ”In the Footsteps of Muhammad: Understanding the Islamic Experience,” seperti pernah dikutip Azyumardi Azra, mengatakan bahwa Isra Mi’raj adalah satu dari tiga perjalanan terpenting dalam sejarah hidup Rasulullah SAW, selain perjalanan hijrah dan Haji Wada. Isra Mi’raj, menurutnya, benar-benar merupakan perjalanan heroik dalam menempuh kesempurnaan dunia spiritual.

Jika perjalanan hijrah dari Mekah ke Madinah pada 662 M menjadi permulaan dari sejarah kaum Muslimin, atau perjalanan Haji Wada yang menandai penguasaan kaum Muslimin atas kota suci Mekah, maka Isra Mi’raj menjadi puncak perjalanan seorang hamba (al-abd) menuju sang pencipta (al-Khalik). Isra Mi’raj adalah perjalanan menuju kesempurnaan ruhani (insan kamil). Sehingga, perjalanan ini menurut para sufi, adalah perjalanan meninggalkan bumi yang rendah menuju langit yang tinggi.

Inilah perjalanan yang amat didambakan setiap pengamal tasawuf. Sedangkan menurut Dr Jalaluddin Rakhmat, salah satu momen penting dari peristiwa Isra Mi’raj yakni ketika Rasulullah SAW “berjumpa” dengan Allah SWT. Ketika itu, dengan penuh hormat Rasul berkata, “Attahiyatul mubaarakaatush shalawatuth thayyibatulillah”; “Segala penghormatan, kemuliaan, dan keagungan hanyalah milik Allah saja”. Allah SWT pun berfirman, “Assalamu’alaika ayyuhan nabiyu warahmatullahi wabarakaatuh”.

Mendengar percakapan ini, para malaikat serentak mengumandangkan dua kalimah syahadat. Maka, dari ungkapan bersejarah inilah kemudian bacaan ini diabadikan sebagai bagian dari bacaan shalat.

Selain itu, Seyyed Hossein Nasr dalam buku ‘Muhammad Kekasih Allah’ (1993) mengungkapkan bahwa pengalaman ruhani yang dialami Rasulullah SAW saat Mi’raj mencerminkan hakikat spiritual dari shalat yang di jalankan umat islam sehari-hari. Dalam artian bahwa shalat adalah mi’raj-nya orang-orang beriman. Sehingga jika kita tarik benang merahnya, ada beberapa urutan dalam perjalanan Rasulullah SAW ini.

Pertama, adanya penderitaan dalam perjuangan yang disikapi dengan kesabaran yang dalam. Kedua, kesabaran yang berbuah balasan dari Allah berupa perjalanan Isra Mi’raj dan perintah shalat. Dan ketiga, shalat menjadi senjata bagi Rasulullah SAW dan kaum Muslimin untuk bangkit dan merebut kemenangan. Ketiga hal diatas telah terangkum dengan sangat indah dalam salah satu ayat Al-Quran, yang berbunyi “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk. (Yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.”

Mengacu pada berbagai aspek diatas, buku setebal 178 halaman ini setidaknya sangat menarik, karena selain memberikan bingkai yang cukup lengkap tentang peristiwa Isra’ mikraj Nabi saw, tetapi juga memuat mi’rajnya beberapa Nabi yang lain serta beberapa wali. Kemudian kelebihan lain dalam buku ini adalah dipaparkan juga mengenai kisah Mikrajnya Abu Yazid al-Bisthami. Mi'raj bagi ulama kenamaan ini merupakan rujukan bagi kondisi, kedudukan, dan perjalanan ruhaninya menuju Allah.

Ia menggambarkan rambu-rambu jalan menuju Allah, kejujuran dan ketulusan niat menempuh perjalanan spiritual, serta keharusan melepaskan diri dari segala sesuatu selain Allah. Maka, sampai pada satu kesimpulan, bahwa jika perjalanan hijrah menjadi permulaan dari sejarah kaum Muslimin, atau perjalanan Haji Wada yang menandai penguasaan kaum Muslimin atas kota suci Mekah, maka Isra Mi’raj menjadi “puncak” perjalanan seorang hamba menuju kesempurnaan ruhani.



Melihat foto di atas, mungkin banyak dari kita akan segera memilih foto sebelah kanan sebagai Masjid Al-Aqsa. Namun percayalah, foto sebelah kiri yang berupa masjid dengan kubah yang berwarna hijau itulah Masjid Al-Aqsa yang sebenarnya.

Dewasa ini, telah terjadi banyak kesalahpahaman diantara umat muslim tentang masjid Al-Aqsa yang sebenarnya. Banyak umat muslim maupun non-muslim yang mempublikasikan foto Masjid Al-Aqsa yang salah, tapi yang mengkuatirkan saat ini, kebanyakan umat muslim memajang foto Qubbatus Shakrah (Kubah Batu/ Dome of The Rock) dirumah maupun dikantor mereka dengan sebutan Masjid Al-Aqsa. Ini telah menjadi kesalahan umum di dunia muslim.

Namun tragedi sesungguhnya adalah bahwa kebanyakan generasi muda/ anak-anak muslim (sebagaimana juga muslim dewasa) diseluruh dunia, tidak dapat membedakan antara Masjid Al Aqsa dengan Qubbatus Shakrah (Kubah Batu).

Mengenal Kompleks Masjid Al-Aqsa

Al-Masjid El-Aqsa merupakan nama arab yang berarti Masjid terjauh. 10 tahun setelah Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama, beliau melakukan perjalanan malam dari Mekkah ke Baitul Maqdis (Jerusalem) dan kemudian menuju langit ketujuh untuk menerima perintah sholat 5 waktu dari Allah, peristiwa ini disebut Isra’ Miraj.

Sebelum turun perintah menjadikan Mekkah sebagai kiblat sholat umat muslim, selama 16 setengah bulan setelah Isra Miraj, Jerusalem dijadikan arah kiblat.


Ketika masih hidup, Nabi Muhammad SAW memerintahkan umat muslim untuk tak hanya mengunjungi Mekkah tapi juga Masjid Al-Aqsa yang berjarak sekitar 2000 kilometer sebelah utara Mekkah.

Masjid Al-Aqsa merupakan bangunan tertua kedua setelah Ka’bah di Mekkah, dan tempat suci dan tempat terpenting ketiga setelah Mekkah dan Madinah.

Luas kompleks Masjid Al-Aqsa sekitar 144.000 meter persegi, atau 1/6 dari seluruh area yang dikelilingi tembok kota tua Jerusalem yang berdiri saat ini. Dikenal juga sebagai Al Haram El Sharif atau oleh yahudi disebut Kuil Sulaiman. Kompleks Masjid Al-Aqsa dapat menampung sekitar 400.000 jemaah (Masjid Al-Aqsa menampung sekitar 5.000 jamaah, selebihnya sholat di kompleks yang ber-area terbuka).

Pembangunan kembali kompleks Masjid Al-Aqsa dimulai 6 tahun setelah Nabi wafat oleh Umar Bin Khattab. Beliau menginginkan untuk dibangun sebuah masjid di selatan Foundation Stone (membelakangi Foundation Stone, menghadap selatan/Mekkah). Pembangunan tersebut dilakukan oleh Khalifah Ummayah Abd Al Malik Ibn Marwan dan diselesaikan oleh anaknya Al Walid 68 tahun setelah Nabi wafat dengan diberi nama Masjid Al Aqsha.

Di pusat kompleks Kuil Sulaiman, terdapat Foundation Stone yaitu batu landasan yang dipercaya umat Yahudi sebagai tempat Yahweh menciptakan alam semesta dan tempat Abraham mengorbankan Isaac. Bagi umat Islam batu ini adalah tempat Nabi Muhammad menjejakkan kakinya untuk Mi’raj. Untuk melindungi batu ini, Khalifah Abd Al Malik Ibn Marwan membangun kubah dan masjid polygon, yang kemudian terkenal dengan nama Dome of The Rock (Kubah batu).


Kekeliruan antara Masjid Al-Aqsa dengan Dome of The Rock dan Agenda Israel menghapuskan Masjidil Aqsa


Masjidil Aqsa merupakan kiblat pertama bagi Umat Islam sebelum dipindahkan ke Ka’bah dengan perintah Allah SWT. Kini berada di dalam kawasan jajahan Yahudi. Dalam keadaan yang demikian, disinyalir pihak Yahudi telah mengambil kesempatan untuk mengelirukan pengetahuan Umat Islam dengan mengedarkan gambar Dome of The Rock sebagai Masjidil Aqsa.
Tujuan mereka hanyalah satu: untuk meruntuhkan Masjidil Aqsa yang sebenarnya dan mendirikan kembali haikal Sulaiman. Saat ini, hanya “Tembok sebelah Barat” yang tersisa dari bangunan kuil atau istana Sulaiman yang masih berdiri, dan pada saat yang bersamaan tempat ini dinamakan “Tembok Ratapan/Wailing Wall” oleh orang Yahudi. Apabila Umat Islam sendiri sudah keliru dan sulit untuk membedakan Masjidil Aqsa yang sebenarnya, maka semakin mudahlah tugas mereka untuk melaksanakan rencana tersebut, karena bila Masjid Al-Aqsa diruntuhkan, kebanyakan umat tidak akan menyadarinya.

Berikut disertakan terjemahan surat yang ditulis dan dikirimkan oleh Dr. Marwan kepada ketua pengarang harian “Al-Dastour” tentang kekeliruan umat dan hubungannya dengan rencana zionis.

  1. Terdapat beberapa kekeliruan antara Masjidil Aqsa dan The Dome of The Rock. Apabila disebut tentang Masjidil Aqsa di dalam media lokal maupun internasional, foto The Dome of The Rock-lah yang ditampilkan. Alasannya adalah untuk mengalihkan masyarakat umum yang merupakan siasat Israel. Tinjauan ini diperoleh saat saya tinggal di USA, dimana saya telah mengetahui bahwa Zionis di Amerika telah mencetak dan mengedarkan foto tersebut dan menjualnya kepada orang arab dan Muslim. Kadangkala dijual dengan harga yang murah bahkan kadang diberikan secara gratis agar Muslim dapat mengedarkannya dimana saja. Baik dirumah maupun kantor.

Hal ini meyakinkan saya bahwa Israel ingin menghapuskan gambaran Masjid Al-Aqsa dari ingatan umat Islam supaya mereka dapat memusnahkannya dan membangun kuil mereka tanpa ada publikasi. Bila ada yang membangkang atau memprotes, maka Israel akan menunjukkan foto The Dome of The Rock yang masih utuh berdiri, dan menyatakan bahwa mereka tidak berbuat apa-apa. Siasat yang sungguh pintar! Saya juga merasa amat terperanjat ketika bertanya kepada beberapa rakyat arab, Muslim, bahkan rakyat Palestina karena mendapati mereka sendiri tidak dapat membedakan antara kedua bangunan tersebut. Ini benar-benar membuatkan saya merasa kesal dan sedih karena hingga kini Israel telah berhasil dalam siasat mereka.

Dr. Marwan Saeed Saleh Abu Al-Rub Associate Professor,
Mathematics Zayed University Dubai


Demikianlah, dengan kondisi yang mengkuatirkan ini, kita sebagai muslim hendaklah turut membantu menyebarkan informasi yang benar kepada saudara kita dan dunia. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari distorsi informasi lebih jauh yang akhirnya akan merugikan umat bila tidak disikapi dengan baik.

Wallahua’lam.

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang jadi Teladan

Bismillahirrahmanirrahim...
-->

Artikel - Apakah Indonesia akan memiliki pemimpin seperti Mahmoud Ahmadinejad?

Presiden Iran saat ini: Mahmoud Ahmadinejad, ketika di wawancara oleh TV Fox (AS) soal kehidupan pribadinya:
TV Fox (AS) : "Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?"
Mahmoud Ahmadinejad : "Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya: "Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran".
Berikut adalah gambaran Mahmoud Ahmadinejad, yang membuat orang ternganga dan terheran-heran :
Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan, Ia menyumbangkan seluruh karpet di istana kepresidenan.

Copyright @ 2013 ilmu tentang islam.